Sejatinya, sebagai warga negara yang baik. Kita bisa bersikap lebih matang, dalam memfilter permasalahan yang ada. Jangan cuma ikut-ikutan orang kebanyakan. Kita punya hak untuk menyuarakan suara kita. Jangan pernah untuk memilih golput karena ego pribadi. Jangan biarkan oknum membeli suara mereka yang tak kenal calonnya. Jika kita mengaku sebagai orang yang baik, gunakan nurani kita untuk memilih. Pilih yang menurut kita itu baik, dan pantas untuk memimpin. Kita berusaha dan berdo'a, nanti biar Allah yang mengaturnya.
Jika memang kita belum bisa menjadi warga negara yang baik, apa salahnya jika kita mematuhi aturan pemerintah. Pemerintah itu mereka yang dipilih Allah untuk mewakili kita, untuk mengurusi negeri. Nah, kita sebaiknya tidak perlu ngeyel. Buktinya saja kita belum bisa bahkan tidak sanggup membalas, apa yang diberikan negeri ini, pada diri kita. Jadilah warga negara yang tahu diri.
Jika memang kita tidak puas dengan apa yang terjadi, jangan salahkan pemimpin atau pemerintah. Salahkan diri, mengapa kita memilih golput. Sejatinya, golput itu kita tidak memilih pemimpin yang baik, tapi mempersilahkan pemimipin yang dzalim untuk dipilih.
bersambung..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar