Senja yang berwarna keemasan menghiasi langit Jakarta. Saat itu aku merasakan betapa senangnya hati, bisa menikmati sore hari. Ada kerinduan yang mendalam, saat teringat orang-orang yang dicintai. Sambil menghela nafas, aku menaruh sepatu ditempatnya. Lalu membersihkan kakiku yang seharian berjasa menopangku untuk bekerja. Aku seorang karyawan swasta, lulusan SMK. Beribu mimpi yang aku miliki, salah satunya aku ingin menjadi seorang sarjana.
Menjadi seorang karyawan swasta sekaligus mahasiswa, memang tidak mudah. Tapi setidaknya aku sudah berusaha tidak merepotkan orang tua, untuk menggapai mimpiku. Ingin menjadi salah satu anak bangsa yang berprestasi. Salah satu mimpiku menjadi orang yang berpengaruh, bagi kejayaan Islam dan kemajuan negeri ini. Memang itu tidak mudah, tapi aku punya Allah.
Aku sangat bangga terlahir sebagai seorang muslim. Aku sangat bangga terlahir di negeri ini. Negeri yang menurutku, memberikan kebebasan untuk belajar tentang Islam. Islam tentang kehidupan di dunia dan akhirat. Banyak yang diberikan oleh negeri ini, untukku dan 200 juta lebih penduduk negeri ini. Tapi, sebagian besar penduduk tak tahu apa yang harus mereka lakukan. Bahkan, untuk meneruskan perjuanganpun enggan. Kebanyakan dari mereka kurang bersyukur. Terlihat dari beberapa kasus pelajar, yang bahkan mereka menuntut ilmu dengan tidak sungguh-sungguh. Banyak pemimpin yang terjerat kasus korupsi. Rakyat yang seharusnya mendapatkan haknya, bahkan tak pernah mencicipi arti kemerdekaan.
Yang ada hanyalah rasa tak saling mempercayai, dari rakyat oleh rakyat oleh rakyat. bersambung..
Tambahkan Lagi Ram'
BalasHapusinsyaAllah biyunge..
BalasHapus