Cinta?
Apa yang anda pikirkan?
Hmm, tentang cinta yang sejak dulu sampai sekarang yang tak akan pernah habis terurai. Tentang makna cinta yang sesungguhnya. Bahkan, pembicaraan tentang cinta oleh kawula muda hingga orang tua adalah pembicaraan yang tak akan pernah selesai. Terkadang hari begitu cepat berlalu, saat berbagi dengan teman tentang makna cinta.
Tentang cinta yang sesungguhnya itu yang seperti apa?
Entahlah seperti apa bentuk cinta itu. Tapi setiap jiwa mampu merasakan hal itu. Sesuatu yang terkadang membuat kebiasaan menjadi abnormal. Abnormal dalam segala hal, bisa berupa hal yang positif maupun negatif.
Tak ada yang salah tentang cinta. Setiap jiwa mempunyai definisinya masing-masing. Karena setiap jiwa di ciptakan oleh Allah berbeda. Pun jalan hidup, tugas, kemampuan mendekatkan diri dengan Allah. Allah Maha Adil, setiap jiwa akan mendapatkan balasan sesuai apa yang di kerjakan. Tingkat kedekatan hamba dengan Tuhannya juga mempengaruhi sikap, cara, dalam menyikapi cinta yang di terimanya.
Rasa syukur adalah cara terbaik menerima apapun yang Allah berikan pada kita. Rasa ikhlas adalah bagaimana kita berlaku baik dengan apapun yang sudah di tetapkan olehNya. Rasa sabar adalah sikap kita saat mendapatkan perlakuan apapun atas apa yang di berikan olehNya.
Cinta?
Apa buktinya?
''CINTAMU HANYA DI BIBIR SAJA"
Adalah kalimat yang mungkin akan terasa sangat menyakitkan bila kita mendengar langsung dari orang yang sangat kita cintai.
Tapi, apa jadinya jika kalimat tersebut adalah kalimat yang kita dengar langsung dari Allah dan RasulNya saat kita berdiri menghadapNya, mengharap syafaatNya, meminta belas kasihNya?
Semoga tulisan ini bisa untuk renungan.
Keep Istiqamah, salam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar